BerandaNews.com, Jakarta – Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, resmi meluncurkan kompetisi sepak bola wanita perdana bertajuk Indonesia Women’s League (IWL).
Langkah monumental ini menjadi bukti komitmen Erick Thohir yang menolak menjadikan sepak bola wanita sebagai anak tiri.
“Sepak bola wanita tidak pernah jadi nomor dua oleh kepengurusan PSSI saat ini. Kita tidak ingin liga ini lahir hanya untuk pencitraan lalu mati di kemudian hari,” ujar Erick Thohir.
“Ini adalah komitmen jangka panjang, dibangun dengan kalkulasi matang agar ekosistem dan klub peserta bisa terus sustainable,” katanya.
Kompetisi IWL akan memulai kick-off pada 17 Oktober mendatang, mengusung format centralized stadium di Stadion Soemantri Brodjonegoro, Jakarta.
Sebagai langkah awal yang terukur, ada enam klub tangguh dari kawasan Jabodetabek, yakni Bekasi FC, Persikad Depok, Dewa United, Persija Jakarta, Persita Tangerang, dan Garuda Yaksa yang tampil.
Komisaris PT Liga Indonesia Putri sekaligus Anggota Exco PSSI, Vivin Cahyani Sungkono, menyambut antusias momen bersejarah ini.
“Kami punya kerinduan yang sangat besar untuk menyelenggarakan Liga Putri secara konsisten,” ucapnya.
“Pemain kita di seluruh Nusantara kini sedang bersukacita; mentalitas dan skills mereka akan terus diasah untuk menjadi pilar Timnas masa depan,” ungkap Vivin.
Dukungan penuh juga mengalir dari operator kompetisi. Direktur Utama PT I.League, Ferry Paulus, menegaskan kesiapan pihaknya untuk mengawal jalannya liga.
“Kami di I.League berkomitmen penuh memastikan IWL berjalan profesional. Kami telah menyiapkan skema subsidi yang proporsional agar klub peserta dapat mengarungi kompetisi dengan sehat secara finansial,” ujar Ferry.










