Beranda / Technology / Penting! Ini Tips Terhindar dari Serangan Hacker Saat Berwisata ke Jepang

Penting! Ini Tips Terhindar dari Serangan Hacker Saat Berwisata ke Jepang

jepang

BerandaNews.com, Tokyo – Para peneliti Kaspersky memperingatkan ancaman siber bagi para wisatawan yang sedang berkunjung ke Jepang. Telah terjadi ancaman serangan siber antara kuartal ketiga (Q3) 2025 hingga kuartal kedua (Q2) 2026.

Ancaman yang biasanya menyasar para wisatawan saat pengguna mencari informasi perjalanan, memesan layanan, atau menggunakan jaringan public.

Para pencuri kata sandi (password stealer) akan mengumpulkan kredensial dari peramban, aplikasi, dan akun. Hasilnya, para pencuri data dapat memantau aktivitas pengguna dan mengakses informasi sensitif.

Ancaman juga memungkinkan penyerang mendapatkan akses tidak sah ke perangkat yang terinfeksi.

Guna mengantisipasi hal tersebut, para Wisatawan harus memberikan perhatian khusus pada penggunaan Wi-Fi publik dan pencurian kredensial. Apalagi Wi-Fi gratis tersedia luas di bandara, hotel, kafe, dan pusat perbelanjaan di seluruh Jepang,

Para hacker biasanya akan mencari celah untuk membuat hotspot palsu yang dirancang guna mencuri kredensial masuk atau informasi keuangan.

Wisatawan dapat terpapar risiko ini saat terhubung ke jaringan Wi-Fi publik untuk mengakses layanan perjalanan, surel, akun daring, atau melakukan pembayaran.

Wisatawan juga perlu waspada terhadap penipuan pembayaran melalui kode QR. Ekosistem pembayaran nontunai di Jepang berkembang pesat, sehingga penipu mungkin menempelkan kode QR palsu di atas kode QR yang sah atau mengalihkan pembayaran ke rekening milik pelaku penipuan.

Risiko ini dapat muncul saat wisatawan menggunakan kode QR untuk melakukan pembayaran di toko, restoran, fasilitas transportasi, atau layanan terkait pariwisata lainnya. Wisatawan sebaiknya memeriksa nama pedagang dan detail pembayaran sebelum menyetujui transaksi, menghindari kode QR yang rusak atau tampak diubah, mengonfirmasi detail kepada staf jika merasa ragu, serta memastikan notifikasi pembayaran tetap aktif.

Perlindungan anti-phishing, seperti teknologi yang terdapat dalam Kaspersky Premium, dapat membantu mendeteksi halaman penipuan dan mengurangi risiko menjadi korban penipuan berbasis kode QR.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Senin 26 Oktober, Menanti Hujan di Jaksel dan Jaktim

Untuk memberikan perlindungan tingkat lanjut terhadap ancaman siber yang semakin kompleks, Kaspersky terus memperkuat solusi konsumennya dengan perlindungan terhadap penipuan berbasis kecerdasan buatan (AI)—sebuah rangkaian teknologi terpadu yang menggabungkan algoritma anti-phishing berbasis pembelajaran mesin, pemantauan perilaku secara waktu nyata, serta fitur pemeriksaan kebocoran data dan pencurian identitas.

Pada tahun 2025, Kaspersky Premium kembali meraih sertifikasi tahunan “Approved” dalam pengujian anti-phishing oleh laboratorium pengujian terkemuka, AV-Comparatives, yang menegaskan kemampuan anti-phishing produk tersebut yang tangguh dan diperkuat oleh AI.

“Saat bepergian, orang cenderung lebih fokus untuk menjelajahi tempat-tempat baru daripada memikirkan keamanan siber. Inilah yang membuat wisatawan menjadi target yang menarik: mereka menggunakan layanan digital yang asing, terhubung dari lokasi baru, dan sering kali mengambil keputusan dengan cepat. Riset kami menunjukkan bahwa penjahat siber secara aktif memanfaatkan situasi ini. Dengan memahami ancaman yang paling relevan di setiap destinasi, wisatawan dapat mengambil langkah-langkah sederhana untuk melindungi data mereka dan menikmati perjalanan dengan lebih tenang,” ujar Noushin Shabab, Peneliti Keamanan Utama di Global Research and Analysis Team (GReAT) Kaspersky.

Untuk mendapatkan inspirasi perjalanan lainnya, kunjungi wawasan Kaspersky mengenai perjalanan aman, di mana para karyawan Kaspersky berbagi pengalaman langsung tentang berbagai tempat, kuliner, dan pengalaman menarik di negara asal mereka.

Proyek ini juga menyoroti ancaman digital yang mungkin dihadapi wisatawan di berbagai destinasi—mulai dari phishing terkait perjalanan dan penipuan pembayaran hingga penggunaan Wi-Fi publik yang tidak aman—serta memberikan saran praktis agar tetap terlindungi saat merencanakan, memesan, dan menikmati perjalanan.

Ini Tips Agar Terhindar dari Kejahatan dan Serangan Siber:

Lakukan pemesanan langsung melalui situs web atau aplikasi resmi. Hindari mengikuti tautan pemesanan atau tautan bertuliskan “reservasi anda” yang berasal dari surel, pesan teks, atau pesan di media sosial — sebaliknya, akseslah langsung situs maskapai penerbangan, layanan transportasi, atau platform pemesanan yang bersangkutan.

Periksa kembali URL sebelum memasukkan detail pembayaran. Halaman penipuan (phishing) yang menyamar sebagai situs maskapai, layanan transportasi, atau platform pemesanan sering kali menggunakan nama domain yang sangat mirip dengan aslinya, sehingga mudah terkecoh jika tidak diperhatikan dengan saksama.

Waspadalah terhadap penawaran yang “terlalu indah untuk menjadi kenyataan”, terutama yang menuntut tindakan segera atau mengharuskan metode pembayaran yang tidak lazim, seperti transfer bank langsung atau kartu hadiah (gift card).

Gunakan kata sandi yang kuat dan unik untuk akun perjalanan atau transportasi Anda, serta aktifkan autentikasi multi-faktor (MFA) di mana pun fitur ini tersedia.

Unduh aplikasi perjalanan dan transportasi hanya dari toko aplikasi resmi, serta periksa ulasan dan izin akses sebelum melakukan instalasi.

Pantau mutasi rekening bank dan kartu Anda setelah memesan layanan perjalanan, lalu segera laporkan jika terdapat transaksi yang tidak dikenal.

Pindai kode QR hanya dari sumber yang tepercaya dan terverifikasi. Periksa dengan saksama alamat situs web dan detail pembayaran sebelum melanjutkan.

Hindari mengunduh aplikasi atau berkas dari tautan kode QR kecuali jika keabsahannya telah dipastikan. Dalam Kaspersky Premium, Anda dapat menggunakan fitur

Pemindai QR Aman (Secure QR Scanner). Fitur ini memeriksa tautan situs web yang tersimpan dalam kode QR dan akan memberi tahu Anda jika ditemukan tautan yang mengarah ke situs berbahaya atau situs phishing.

Kaspersky Premium menggunakan perlindungan terhadap penipuan berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk mendeteksi situs web phishing dan halaman pembayaran palsu sebelum Anda memasukkan data sensitif. Fitur ini menggabungkan pembelajaran mesin, pemantauan waktu nyata, dan pemeriksaan terhadap pencurian identitas.

Jika Anda perlu menggunakan Wi-Fi publik, VPN yang disertakan dalam Kaspersky Premium akan membantu mengenkripsi koneksi internet Anda, sehingga memberikan perlindungan tambahan saat Anda mengakses layanan perjalanan, surel, atau akun daring lainnya.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *