BerandaNews.com, Kudus – Richie Duta Richardo berhasil merebut gelar di nomor tunggal putra Polytron Kudus Indonesia Masters 2026 usai mengalahkan pemain asal China, Dong Tian Yao.
Dong yang merupakan unggulan satu di turnamen Polytron Kudus Indonesia Masters 2026 berhasil dibungkam Richie lewat pertarungan tiga set 17-21, 21-12, 21-16, Minggu (25/10/2026), di Kudus.
Usai menjuarai turnamen level super 100 Richie mengaku senang apalagi bisa merebut gelar di kota yang sudah dia kenal sejak kecil sebelum masuk ke pelatnas.
“Saya juga senang bisa menjuarai Super 100 di Kudus, kota yang sudah saya kenal sejak masih junior dan menjadi tempat saya berproses sebelum masuk Pelatnas dari klub Djarum,” ujar Richie.
Richie mengaku sempat kesulitan menghadapi Dong yang baru pertama kali dilawannya. Salah menerapkan strategi, Richie mengubah permainan dengan membawa Dong bermain lebih lambat.
“Di gim pertama, saya baru pertama kali bertemu lawan, jadi masih belum terlalu memahami pola permainannya. Meskipun sudah ada evaluasi, strategi yang saya terapkan justru lebih menguntungkan lawan. Saya terlalu memberi ruang bagi lawan untuk mengeluarkan kelebihannya, terutama dengan permainan yang cepat dan bertenaga.”
“Memasuki gim kedua dan ketiga, saya mendapat arahan dari pelatih Ikhsan untuk tidak terlalu banyak memberikan bola mudah, lebih menekan, dan lebih sering menurunkan bola agar kelebihan lawan tidak mudah keluar.”
Hasil ini membuat Richie termotivasi untuk memberikan yang terbaik apalagi ini gelar pertamanya di level 100 setelah beberapa kali kandas.
Meski sudah mengantongi gelar, Richie belum mau memikirkan nasibnya di pelatnas yang digadang-gadang naik ke level yang lebih tinggi. Dirinya hanya ingin fokus memanfaatkan setiap turnamen yang diikutinya.
Richie yang akan mengikuti level super 500 akan berusaha tampil semaksimal mungkin akan bisa mendapatkan hasil terbaik.
“Untuk kemungkinan naik ke sektor utama, tentu masih menunggu hasil evaluasi pelatih dan persetujuan pengurus. Saya tidak mau terlalu fokus ke sana dulu. Kapan pun kesempatan itu datang, saya harus siap. Saat ini, saya ingin fokus mempersiapkan diri untuk pertandingan-pertandingan berikutnya.”
“Minggu depan saya akan bertanding di level Super 500. Saya ingin memberikan yang terbaik, berusaha semaksimal mungkin, dan menunjukkan kemampuan saya. Soal menang atau kalah, yang terpenting saya bisa tampil maksimal.”










