BerandaNews.com, Jakarta – Serial drama kriminal favorit penggemar, “High Potential” Season 2, kini kembali tayang di Disney+. Melanjutkan kisah Morgan, seorang ibu tunggal dengan kecerdasan luar biasa, serial ini kembali menghadirkan deretan kasus kriminal kompleks yang dipecahkan melalui sudut pandang tak biasa.
Dibintangi oleh Kaitlin Olson dan disutradarai oleh Alethea Jones, “High Potential” Season 2 hadir dengan tantangan yang semakin rumit, penuh kasus yang tidak hanya menguji logika Morgan, tetapi juga emosinya.
Setiap episode membawa misteri baru dengan konflik yang lebih mendalam, menjadikan musim terbaru ini lebih menegangkan dan seru dari sebelumnya.
Sebelum mengikuti kelanjutan kisahnya, simak beberapa kasus menarik berikut ini yang menampilkan kekuatan utama dari “High Potential” lewat misteri yang memutar otak, emosi, dan kecerdasan Morgan yang tidak terduga.
Mengungkap Kasus Pembunuhan di Hotel Mewah Dengan Sebuah Lilin dan Handuk
Sebuah kecelakaan di hotel mewah berujung pada rahasia mematikan. Berawal dari laporan kecelakaan, polisi datang untuk memeriksa tempat kejadian yang sepintas terlihat normal, hingga Morgan menemukan sebuah kejanggalan.
Lewat sebuah lilin utuh di antara lilin yang habis terbakar dan lipatan handuk mencurigakan, Morgan berhasil mengungkap dalang tak terduga di balik kasus mengenaskan tersebut. Berbekal insting pengalamannya, Morgan menghitung waktu kejadian lewat pola lelehan lilin, lalu mengaitkannya dengan keberadaan lilin utuh yang ‘selamat’ di lokasi kejadian.
Detail kecil ini membuka fakta bahwa TKP telah direkayasa. Daftar pelaku juga semakin mengerucut setelah Morgan mengenali lipatan handuk khas hotel yang biasa dilakukan oleh karyawan.
Panggilan Darurat yang Menghidupkan Kasus Lama
Tim Major Crimes menyelidiki pembunuhan seorang penyanyi lokal yang sempat menghubungi 911, mengaku telah menyaksikan sebuah pembunuhan. Namun saat dikonfirmasi, ia tidak mengingat pernah melakukan panggilan tersebut.
Beberapa jam setelahnya, penyanyi lokal tersebut ditemukan tewas di rumahnya dan fakta yang kemudian ditemukan berkaitan dengan kondisi demensia yang dideritanya. Menghadapi kesaksian yang tidak runtut dan ingatan yang tak dapat diandalkan, kecerdasan Morgan menjadi kunci utama penyelidikan.
Dengan kemampuannya membaca pola dan menghubungkan detail-detail yang terabaikan, Morgan menyadari bahwa panggilan 911 tersebut bukanlah kebingungan semata. Penyelidikan pun membawa Morgan dan tim menelusuri kembali sebuah kasus yang berkaitan dengan peristiwa beberapa dekade lalu.
Misteri Rencana Pembunuhan dalam Sebelas Menit
Seorang pria ditemukan tak sadarkan diri di dekat sebuah restoran. Diduga tewas oleh saksi pertama, ternyata ia masih berada dalam kondisi koma. Seiring penyelidikan berjalan, Morgan mendapat petunjuk tak terduga dari alarm di ponsel korban. Dari petunjuk sederhana itulah Morgan mulai menyusun ulang kejadian yang sebenarnya.
Peristiwa yang awalnya diduga sebagai kecelakaan, ternyata merupakan sebuah percobaan pembunuhan yang berlangsung dalam rentang waktu begitu singkat, hanya sekitar sebelas menit. Bagaimana pembunuhan berencana tersebut dilakukan dalam waktu singkat?
Salam hangat untuk semua, kami tim redaksi BerandaNews.com menerima siaran pers, undangan liputan, dan review produk. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi kami di email berandanews1@gmail.com. Terima kasih.










