BerandaNews.com, Jakarta – Pembalap Ducati Lenovo, Pecco Bagnaia akhirnya bersuara setelah mengalami kecelakaan hebat saat Sprint Race GP Qatar di Sirkuit Lusail, Sabtu (7/11/2026).
Pecco yang memulai balapan dari posisi enam ditabrak oleh pembalap Gresini Racing, Ferming Aldeguer. Akibatnya, Pecco harus terpelanting cukup tinggi dan jatuh sangat keras di lintasan.
Balapan Sprint Race bahkan harus dihentikan akibat kecelakaan hebat ini.
Baca Juga: Cara Daftar Ojol Green SM, Syarat Hingga Tips Cepat Diterima
Dalam akun resmi media sosialnya, Pecco mengaku dalam kondisi baik-baik saja. Namun yang disesalkan oleh pembalap asal Italia itu adalah dirinya merasa sangat baik di balapan dan berharap bisa meraih hasil positif.
“Apa yang bisa saya katakan? Saya akan segera kembali, teman-teman. Rasanya aneh mengatakannya, tetapi Qatar sebenarnya telah menjadi salah satu akhir pekan terbaik musim ini Sayangnya, kadang-kadang, tidak peduli seberapa keras Anda mencoba mengubah keadaan, keadaan itu tidak berjalan sesuai keinginan Anda. Dan tidak ada yang bisa Anda lakukan tentang hal itu. Saya benar-benar minta maaf, tetapi saya ingin akhir pekan ini berjalan positif, karena kami telah lama dalam kondisi frustrasi. Saya baik-baik saja.”
Ducati sudah mengonfirmasi bahwa Pecco mengalami beberapa patah tulang pada kaki kanannya dan akan menjalani pemeriksaan untuk menentukan perlunya tindakan operasi di sebuah rumah sakit di Doha malam ini.
“Angel Charte, Direktur Medis MotoGP, menyatakan bahwa pemeriksaan medis awal terhadap Francesco Bagnaia di Pusat Medis Sirkuit Internasional Lusail menunjukkan adanya dua patah tulang pada kaki kanannya, yang melibatkan tulang metatarsal keempat dan kelima.”
“Pembalap tersebut akan dipindahkan ke rumah sakit di Doha malam ini untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut guna menentukan apakah patah tulang tersebut memerlukan tindakan operasi.”










