Beranda / Politics / Dino Patti Djalal Ungkap Ada Ruangan Khusus dengan Teknologi Canggih di Istana untuk Tangani Karhutla

Dino Patti Djalal Ungkap Ada Ruangan Khusus dengan Teknologi Canggih di Istana untuk Tangani Karhutla

Dino Patti Djalal

BerandaNews.com, Jakarta – Mantan Wakil Menteri Luar Negeri era Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono, Dino Patti Djalal mengaku ada ruangan khusus di istana.

Ruangan khusus di Istana tersebut mempunyai teknologi canggih yang biasa digunakan untuk menangani kebakaran hutan dan lahan.

Teknologi tersebut sangking canggihnya bisa mendeteksi lokasi pohon yang terbakar hingga akurasi satu meter.

“Halo saya Dino Patti Djalal, tahukah Anda, dulu sewaktu saya bekerja di Istana ada teknologi di suatu ruangan khusus di mana kalau ada kebakaran hutan di mana pun di Indonesia maka melalui teknologi ini kita akan tahu di mana hotspotnya persis sampai titik pohon dengan akurasi 1 meter,” ujar Dino dalam akun media socialnya, Selasa (15/9/2026)

“Lebih penting lagi dengan teknologi ini kita bisa tahu titik kebakaran itu terjadi di lahan perusahaan mana karena semua wilayah operasi perusahaan kelapa sawit Waktu itu sudah dipetakan dengan sangat akurat,” tambahnya.

Dino juga mengungkapkan teknologi ini bisa menjerat perusahaan nakal yang melakukan pembakaran hutan untuk membuka lahan dan menanami kelapa sawit.

“Kita bisa tahu langsung sebaran titik-titik api ini ada di mana dan kita bisa mintakan aksi dan pertanggungjawaban dari perusahaan kelapa sawit karena bukti-buktinya sudah sangat telak dan perusahaan yang terkait juga tidak bisa mengelak.”

Pria kelahiran 10 September 1965 ini berharap alat canggih tersebut tidak menjadi barang rongsokan dan masih digunakan oleh Presiden Prabowo Subianto untuk memadamkan karhutla di sejumlah pulau di Indonesia yang masih berlangsung hingga Sekarang.

“Saya berasumsi teknologi cross-check titik api dan izin perusahaan ini masih ada di istana dan mudah-mudahan tidak terbengkalai dan saya berharap teknologi ini dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin dan dapat dipergunakan oleh presiden dan semua Menteri dan Lembaga yang terkait dengan penanganan kebakaran hutan, demikian masukan dari saya, terima kasih.”

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *