BerandaNews.com, Jakarta – CrowdStrike (NASDAQ: CRWD) hari ini mengumumkan penunjukan Jonathon Dixon sebagai Wakil Presiden dan Direktur Eksekutif untuk wilayah Jepang dan Asia Pasifik (JAPAC).
Dixon berpengalaman lebih dari 25 tahun memimpin di bidang keamanan siber dan TI, Dixon akan memimpin transformasi keamanan siber berbasis AI di JAPAC dengan mempercepat adopsi platform CrowdStrike Falcon.
Dixon merupakan pemimpin berpengalaman di bidang keamanan siber dan TI dengan rekam jejak yang terbukti dalam mendorong pertumbuhan penjualan, skala pasar, serta pengembangan ekosistem di seluruh JAPAC.
Terakhir, sebagai wakil presiden dan direktur pelaksana Jepang dan Asia Pasifik di Verkada, Dixon memimpin tim go-to-market (GTM) dan operasional, serta memperluas kehadiran pasar Verkada di kawasan tersebut.
Sebelum bergabung dengan Verkada, Dixon menjabat sebagai Wakil Presiden dan Direktur Pelaksana Asia Pasifik, Jepang, dan Greater China (APJC) di Cloudflare, yang mana di bawah kepemimpinannya APJC menjadi kawasan dengan pertumbuhan tercepat bagi perusahaan.
Sepanjang kariernya di perusahaan teknologi global termasuk AWS, Cisco, dan IBM, Dixon telah memimpin segmen bisnis regional bernilai miliaran dolar serta mendorong pertumbuhan pendapatan yang kuat melalui keahlian GTM, pengembangan channel, dan keunggulan operasional.
“Kami senang menyambut Jonathon seiring kami terus membangun momentum di seluruh JAPAC. Ia membawa perpaduan langka antara wawasan regional dan pengalaman dalam mengembangkan bisnis, yang akan menjadi kunci bagi pertumbuhan kami yang berkelanjutan di wilayah ini,” ujar Michael Sentonas, Presiden CrowdStrike. “JAPAC merupakan kawasan pertumbuhan yang penting seiring organisasi memodernisasi keamanan mereka untuk era AI. Di bawah kepemimpinan Jonathon, kami akan terus memperluas kehadiran kami di kawasan ini dan mendukung lebih banyak organisasi dalam memperkuat postur keamanan mereka, seiring pendekatan tradisional yang semakin kesulitan mengikuti dinamika lanskap ancaman saat ini.”
“CrowdStrike memimpin keamanan siber di era AI dengan menghadirkan teknologi transformatif yang dibutuhkan organisasi di seluruh JAPAC agar terlindungi dari lanskap ancaman yang terus berkembang,” ujar Dixon. “Saya sangat antusias bergabung dengan CrowdStrike, di saat perusahaan ini terus merevolusi keamanan siber dan mendefinisikan perlindungan platform yang AI-native.”









