Beranda / Olahraga / Kisah Pebulutangkis Ukraina Latihan di Tengah Ancaman Bom

Kisah Pebulutangkis Ukraina Latihan di Tengah Ancaman Bom

Ukraina

BerandaNews.com, Jakarta – Ganda putri Ukraina, Polina Buhrova/Yevheniia Kantemyr, mengisahkan beratnya latihan di tengah perang.

Buhrova/KAntemyr tampil di Kejuaraan Dunia yang sedang berlangsung di New Delhi.

Kejuaraan ini menjadi sarana untuk menunjukkan ketangguhan sebuah negara yang tengah berjuang menghadapi invasi Rusia.

Kehidupan mereka berubah drastis sejak Rusia melancarkan invasi skala penuh ke Ukraina pada tahun 2022.

Seperti halnya bagi banyak rekan senegaranya, konflik ini tetap menjadi kenyataan sehari-hari bagi Buhrova.

“Situasinya masih sangat, sangat buruk. Sungguh berat, namun hal itu juga memberi saya kekuatan besar,” kata Buhrova, dikutip dari Reuters.

“Saya sangat bangga mewakili negara saya sebagai seorang pejuang, serta menunjukkan bagaimana Ukraina terus berjuang, memiliki keyakinan, dan berkembang.”

Buhrova mengungkapka, latihan tingkat elit tidak lagi dapat dilakukan di Ukraina, sehingga terpaksa mencari tempat berlatih di Italia.

“Saat perang pecah, saya sedang berada di Ukraina. Kami berlatih di tengah ancaman bom,” ucapnya.

“Saat sirene berbunyi, kami harus menjatuhkan segalanya ke lantai dan berlari menuju tempat perlindungan.”

Sementara itu, Kantemyr mengatakan, kesempatan untuk berkompetisi di kancah internasional memiliki makna tersendiri.

“Kami senang bisa mewakili (Ukraina) di tingkat tinggi, meraih hasil yang baik, dan membuat negara ini bangga,” ujarnya.

Bulan lalu, Komite Olimpiade Internasional (IOC) mencabut sementara penangguhan terhadap Komite Olimpiade Rusia.

Ini sebuah langkah signifikan menuju kembalinya Rusia menjelang Olimpiade Los Angeles 2028.

Kantemyr menyebut langkah IOC tersebut sebagai kesalahan besar, meski ia menegaskan tidak memiliki masalah pribadi dengan para atlet secara individu.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *