BerandaNews.com, Ankara – Konflik di Timur Tengah Kembali memanas dalam beberapa Waktu terakhir setelah Angkatan Bersenjata Amerika Serikat melakukan serangan di Selat Hormuz.
Situasi ini semakin diperparah dengan pernyataan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump yang mengatakan gencatan senjata dengan Iran sudah berakhir. Trump menyebut negosiasi dengan Iran hanya buang-buang Waktu. Trump bahkan menyebut bangsa Iran sebagai sampah.
Pernyataan Trump ini juga muncul setelah AS melancarkan serangan baru terhadap Iran pada Selasa malam, yang kembali memicu ketegangan. Sebagai tanggapan, Iran melancarkan serangan baru terhadap pangkalan militer AS di Bahrain, Kuwait, dan negara-negara Teluk lainnya.
Dalam konferensi pers bersama Kepala NATO Mark Rutte, Trump menyampaikan komentar tersebut saat menanggapi pertanyaan wartawan mengenai apakah gencatan senjata dengan Iran sudah “berakhir” dan nota kesepahaman (MoU) 14 poin itu sudah “mati.”
“Bagi saya, menurut saya itu sudah berakhir. Saya tidak ingin berurusan dengan orang-orang Iran. Mereka itu sampah, mereka orang-orang sakit. Mereka dipimpin oleh orang-orang sakit dan merupakan orang-orang yang kejam serta penuh kekerasan,” ujar Trump dalam siaran langsung tersebut.
“Kami menyerang—dengan sangat dahsyat tadi malam—orang-orang yang sangat berbahaya dari Iran… Ada yang tidak beres dengan mereka. Kami bilang, ‘Pergilah dan urus pemakaman kalian,’ namun alih-alih melakukan itu, mereka malah menembakkan roket ke arah kapal-kapal kemarin. Jadi, kami menghantam mereka dengan sangat keras tadi malam,” kata Trump kepada para wartawan mengenai serangan terbaru AS terhadap Teheran.










