Beranda / Varia / Bukan Cuma “Saya Terima Laporan”, Pramono Bakal Safari Gelar Rapat di 44 Kecamatan Tiap Minggu

Bukan Cuma “Saya Terima Laporan”, Pramono Bakal Safari Gelar Rapat di 44 Kecamatan Tiap Minggu

ijazah

BerandaNews.com, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung bakal menggelar rapat secara bergilir di 44 kecamatan mulai pekan depan.

Rapat bergilir di tiap kecamatan ini guna menyerap langsung berbagai persoalan di wilayah sekaligus mempercepat penyelesaian kendala yang selama ini belum tersampaikan kepada pimpinan daerah.

Baca Juga: Asik, Rapelan Gaji Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) DKI Mulai Cair

Dikatakan Pramono, rapat akan dipimpin langsung oleh gubernur bersama Sekretaris Daerah (Sekda). Camat akan bertindak sebagai tuan rumah sekaligus menyampaikan berbagai persoalan di wilayahnya dengan melibatkan lurah, wali kota atau bupati, hingga organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

“Permasalahan yang ada di kecamatan, apa yang menjadi hambatan, apa yang menjadi problem, apa yang harus diputuskan, akan kita gali dan dalami bersama-sama,” ujar Pramono, saat menyerahkan penghargaan Benyamin Sueb Award (BSA) 2026 di Grand Ballroom Hotel Pullman, Jakarta Pusat, Jumat (30/10).

Menurutnya, rapat langsung di kecamatan diperlukan untuk memangkas jenjang birokrasi yang selama ini berpotensi membuat persoalan di tingkat bawah terlambat diketahui gubernur. Dengan pola tersebut, Pramono ingin mendapatkan gambaran kondisi wilayah secara langsung, bukan sekadar mengandalkan laporan administratif.

“Saya meyakini dengan cara ini, sebagai gubernur, saya tidak hanya mendapatkan laporan yang baik-baik saja,” tegasnya.

Pramono menjelaskan, Jakarta memiliki 44 kecamatan dan 267 kelurahan yang menjadi bagian penting dalam koordinasi pemerintahan. Sehingga, camat dan lurah diharapkan dapat menyampaikan berbagai persoalan masyarakat secara terbuka agar bisa segera ditindaklanjuti.

Ia juga ingin memastikan kondisi pelayanan di tingkat kelurahan sesuai dengan laporan yang diterima Pemprov DKI Jakarta. Meski jumlah pengaduan terkait pelayanan kelurahan melalui aplikasi JAKI menurun, Pramono tetap ingin mengetahui kondisi sebenarnya di lapangan melalui komunikasi langsung dengan aparatur wilayah.

“Mudah-mudahan persoalan-persoalan di bawah bisa ditangkap secara detail oleh gubernur. Saya ingin tahu langsung dari bawah,” tandasnya.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *