BerandaNews.com, Jakarta – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Forum Ulama Habaib (DPP FUHAB), KH M Luthfi Zawawi menilai penyelenggaraan kegiatan Ancol Berdzikir dan Bershalawat di kawasan pesisir dan Masjid Apung An-Nur, Ancol Taman Impian, Pademangan, Jakarta Utara adalah momentum bersejarah.
KH M Luthfi Zawawi menyambut baik kolaborasi antara ulama, Pemprov DKI Jakarta, serta badan usaha milik daerah (BUMD), di antaranya PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk dan PT Jakarta Propertindo (Jakpro).
Baca Juga: Bukan Cuma “Saya Terima Laporan”, Pramono Bakal Safari Gelar Rapat di 44 Kecamatan Tiap Minggu
“Acara ini sebagai momentum bersejarah karena menjadi salah satu penyelenggaraan zikir dan selawat berskala besar di kawasan pesisir Ancol,” bebernya dalam situs resmi Berita Jakarta.
Ia menuturkan, Masjid Apung An-Nur yang baru diresmikan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung kini mulai dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan ibadah, termasuk pelaksanaan salat Jumat perdana.
“Duduk bersimpuh di tepi lautan seraya melantunkan asma Allah dan selawat kepada Rasulullah menjadi ikhtiar batin bersama. Semoga doa dari pesisir Jakarta ini membawa keberkahan, kesejahteraan, serta mewujudkan negeri yang adil dan makmur,”
Sementara itu Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengapresiasi kegiatan ini dan berharap dapat mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus memperkuat nilai-nilai spiritual masyarakat.
Kepala Biro Pendidikan dan Mental Spiritual Setdaprov DKI Jakarta, Muhammad Matsani mengatakan, kemajuan Jakarta sebagai kota global harus diimbangi dengan penguatan moral dan spiritual masyarakat.
Baca Juga: Megah, Ini Filosofi Desain Masjid Apung An-Nur Jakarta yang Baru Diresmikan Gubernur Pramono
Menurutnya, pembangunan kota tidak cukup hanya berorientasi pada aspek fisik, teknologi, dan ekonomi, tetapi juga harus memperhatikan kualitas kehidupan sosial serta spiritual warganya.
“Kemajuan kota harus tercermin dari kematangan moral, spiritual, toleransi, dan kepedulian sosial. Mari jadikan zikir dan selawat sebagai energi penyejuk untuk menjaga Jakarta tetap aman, damai, dan penuh keberkahan,” ujarnya, Sabtu (31/10).
Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Syahmudrian Lubis menjelaskan, kegiatan zikir dan selawat tersebut merupakan bentuk komitmen Ancol dalam menghadirkan kegiatan positif yang selaras dengan aspirasi masyarakat.
“Melalui bimbingan para ulama dan habaib, kami mengadakan ibadah zikir dan selawat bersama. Kami ingin Ancol menghadirkan kedamaian dan kebahagiaan melalui wisata religi yang membawa berkah,” terangnya.
Syahmudrian menambahkan, Ancol sedang menjalankan transformasi dalam dua hingga empat tahun ke depan untuk memastikan kawasan rekreasi tersebut tetap relevan, inklusif, dan menjadi kebanggaan nasional.
Transformasi tersebut juga mencakup komitmen untuk merawat dan memakmurkan Masjid Apung An-Nur sesuai amanat Pemprov DKI Jakarta.
“Kami mengajak masyarakat bersama-sama merawat dan menghidupkan Masjid Apung An-Nur sebagai pusat ibadah, kajian, dan syiar Islam,” ungkapnya.










